Langsung ke konten utama

Kita, Bis, dan Halte Bis

Kita, Bis, dan Halte Bis

Sudah lama sepertinya kita duduk di bangku halte bis ini
Sekedar menunggu bis berikutnya
Atau hanya menyaksikan laju-laju kendaraan lain

Sudah lama kita melewatkan resah-resah dan gulana yang tandang
Hanya demi menyibak pedih yang hadir
Atau hanya mengalihkan jalan luka 

Aku bukan mengalihkan perbincangan kita
Tapi aku terlanjur mengarungi syair lagu yang kau tulis
ceruit burung-burung menantikan induknya
ilalang berdzikir di padang-padang lengang
stupa-stupa lagit di ufuk senja
kegagahan pandhawa dan putih tulangnya
kurawa dan kemegahan jubah hitamnya
rembulan yang kesiangan mengundurkan diri
gemintang di ujung-ujung jari
Tentang pedih luka dan jalan menikung
Juga air mata sebab kita terlalu hebat tertawa

Sayang, sudah lama bangku halte bis ini menyimpul kisah-kisah kita
Ataukah kita terlalu lama hanyut 
Pada setiap babagannya tanpa kita minati

Sayang, bergegaslah
Bis berikutnya segera tiba 

141112

Komentar

Postingan populer dari blog ini

bulan bahasa

Bulan bahasa, bulan yang tidak asing lagi bagi semua orang berbahasa dan bersastra, sebab di dalamnya terdapat berbagai macam kegiatan yang melibatkan para bahasawan dan para sastrawan, mulai dari junior sampai yang sudah mengakar keilmuannya. Lha saya masuk yang mana yaaaa... saya masuk fase junior yang merangkak ke alam senior, hmmm waktu rangkaknya lammmaaaaaa sangat. Tapi ya inilah kehidupan, kita tidak akan berhenti belajar sebelum nafas kita terlepas dari raga. Semoga apa yang kita pelajari menjadi amalan yang dicatat oleh malaikat-malaikat Allah, amin:) Sabtu, 18 Oktober 2014, saya berangkat mengantar anak-anak kelas XII Bahasa yang ingin ikut lomba dan mengadu nasibnya ke UNESA, saya tidak menyiapkan secara khusus untuk lomba bulan bahasa ini, sebagai bahan kajian untuk lomba berikutnya, maka saya ikutkan anak-anak tersebut yang sudah menggebu-gebu ingin mengetahui hasil membeli pengalamannya dalam lomba tersebut. Meskipun hasilnya nihil, tapi mereka senang seba...

Tanggal Merah Akhir Pekan

 Tanggal Merah adalah perayaan suka cita  bagiku, mungkin juga kebanyakan orang menikmati tanggal merah  menjelang ujung hari akhir pekan katanya demikian raut muka tak lagi tergurat di dahi binar mata nan sumringah menyirat suka cita sedalam batin jadwal jalan-jalan dalam genggaman ke pantai ataukah ke gunung atau bersilaturahmi ke sanak saudara semua merayakan kebahagiaan tanggal merah grahaindah, 260116

pelatihan blog di perpusda lamongan

sabtu, 11 Juni 2016 di perpusda tepatnya, saya dan teman-teman dari penjuru lamongan sedang berkumpul, ceritanya nih lagi ngeblog bareng-bareng. apa sih blog dan bagaimana membuat serta memanfaatkannya ke dalam kehidupan kita sehari-hari. zaman sekarang kalau tak punya blog jadinya kurang keren lhoo,,, beneran, suer deh. tetapi di satu sisi, ketika kita sudah aktif ngeblog dan merasa menjadi blogger, kita harus bertanggungjawab penuh terhadap titel baru kita "blogger". sebab menjadi blogger berarti harus rajin menjadi pembaca apa saja agar hasil baca yang berupa "tulisan" menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain. ngeblog bisa menjadi semacam buku harian buat kita, sebab dengan menulis di blog kita memunyai wadah berbagi cerita yang selanjutnya bisa kita share melalui akun medsos yang kita punya. semisal saya memunyai akun facebook, naahhh apapun yang kita tulis di blog kita, kita bisa membagikan di wall fb kita. dengan demikian, pembaca dan blogger lainn...