Langsung ke konten utama

menjelang setahun yang lalu...

menjelang setahun yang lalu

sepertinya kita ini bukan menjadi manusia yang seutuhnya jika orang lain menganggap kita sebagai manusia yang selalu bersalah, bahkan kita melakukan kebenaran, kita tetap dianggap sebagai terdakwa tanpa syarat

sepertinya kita ini manusia yang hidup dan harus memenuhi perintah banyak dewa padahal sesungguhnya kita ini punya tuhan, tuhan yang satu, dialah allah.

sepertinya kita ini manusia yang tidak pernah lepas dari dosa, semacam tirani yang kehilangin jati diri, kita dihempas angin dan diterjang ombak.

ombaknya terlalu besar, ganas dan menggulung-gulung siapapun di depannya, seperti tsunami pada desember beberapa tahun lalu di kepulauan sumatra tepatnya di dataran aceh. orang berdosa dan tak berdosa tak ada bedanya di sana, semua diterjang badai, digulung ombak, terbawa arus menjadi segala bentuk yang tak terbilang dan tak terkatakan

Ah,,, sudahlah, aku ini manusia biasa saja seperti engkau juga...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

bulan bahasa

Bulan bahasa, bulan yang tidak asing lagi bagi semua orang berbahasa dan bersastra, sebab di dalamnya terdapat berbagai macam kegiatan yang melibatkan para bahasawan dan para sastrawan, mulai dari junior sampai yang sudah mengakar keilmuannya. Lha saya masuk yang mana yaaaa... saya masuk fase junior yang merangkak ke alam senior, hmmm waktu rangkaknya lammmaaaaaa sangat. Tapi ya inilah kehidupan, kita tidak akan berhenti belajar sebelum nafas kita terlepas dari raga. Semoga apa yang kita pelajari menjadi amalan yang dicatat oleh malaikat-malaikat Allah, amin:) Sabtu, 18 Oktober 2014, saya berangkat mengantar anak-anak kelas XII Bahasa yang ingin ikut lomba dan mengadu nasibnya ke UNESA, saya tidak menyiapkan secara khusus untuk lomba bulan bahasa ini, sebagai bahan kajian untuk lomba berikutnya, maka saya ikutkan anak-anak tersebut yang sudah menggebu-gebu ingin mengetahui hasil membeli pengalamannya dalam lomba tersebut. Meskipun hasilnya nihil, tapi mereka senang seba...

Tanggal Merah Akhir Pekan

 Tanggal Merah adalah perayaan suka cita  bagiku, mungkin juga kebanyakan orang menikmati tanggal merah  menjelang ujung hari akhir pekan katanya demikian raut muka tak lagi tergurat di dahi binar mata nan sumringah menyirat suka cita sedalam batin jadwal jalan-jalan dalam genggaman ke pantai ataukah ke gunung atau bersilaturahmi ke sanak saudara semua merayakan kebahagiaan tanggal merah grahaindah, 260116

Kita, Bis, dan Halte Bis

Kita, Bis, dan Halte Bis Sudah lama sepertinya kita duduk di bangku halte bis ini Sekedar menunggu bis berikutnya Atau hanya menyaksikan laju-laju kendaraan lain Sudah lama kita melewatkan resah-resah dan gulana yang tandang Hanya demi menyibak pedih yang hadir Atau hanya mengalihkan jalan luka  Aku bukan mengalihkan perbincangan kita Tapi aku terlanjur mengarungi syair lagu yang kau tulis ceruit burung-burung menantikan induknya ilalang berdzikir di padang-padang lengang stupa-stupa lagit di ufuk senja kegagahan pandhawa dan putih tulangnya kurawa dan kemegahan jubah hitamnya rembulan yang kesianga...