Langsung ke konten utama

Postingan

jam dua

jam dua jam dua lebih lima menit, menulis kisah ini setelah beberapa terdiam memikirkan yang hendak kutulis. siang tak begitu terik, tapi mengapa engkau begitu kuat mengeluh,,, jam dua lebih tujuh menit, anak-anak beranjak meninggalkan gedung sekolah ini, bergerombol-bergerombol mengayuh sepeda, bergerombol bersepeda motor, bergerombol berjalan kaki, mampir dulu beli es jus, mampir dulu beli pentol ojek, mampir juga beli cilok dan beli cimol. anak-anak senang jika jam pulang lebih dini apalagi tanpa pelajaran berarti, sekedar remidi dan menyelesaikan tugas-tugas kd yang belum terselesaikan. rasanya seperti terbebas dari beban berat yang telah menyiksanya setahun lalu,,, cieeeee, cieeeee,,, padahal ilmu yang didapat juga kan buat dia sendiri logikanya, tapi yaaa begitulah, bukan manusia namanya kalau tak ngersula alias sambat alias nggetuni. ya allaah... jam dua lebih tiga puluh menit, bermain-bermain dengan blog baru teman sebelah meja, tapiiiii kenapa setelah itu tak bisa di...

hukum sebab akibat

assalaamu'alaikum,,, lama tidak menulis di bog saya ini,,, hmmmm rasanya terlalu banyak waktu yang menyita agar tidak sempat berbelok ke tempat ini, padahal kalau sudah berhadapan dengan blog ini, saya nyaman, saya tenang, dan bisa menulis apa saja yang saya inginkan,,, selebihnya adalah hanya sebuah tulisan atau mungkin bisa dinamakan dengan istilah curhat. sama halnya ketika kita dulu waktu kanak-kanak dan remaja gemar sekali menulis di buku harian kita, hanya sekarang lebih keren lagi istilahnya,,, hehehe. setelah kejadian waktu itu, waktu kapan yaaaaa,,, sangking lamanya juga, jadi lupa kejadian apa. kita bukan lagi seorang yang bisa ditipu oleh orang lain, tetapi kita adalah seseorang yang bisa menipu diri dan emosi kita sendiri. seperti halnya waktu yang selalu berjalan apa adanya, tetapi terkadang kita menyalahkan waktu telah membuat kita terburu-buru. hidup berjalan apa adanya, tapi kematian berjalan mendekati kita tanpa kita sadari kapan ia akan tiba. perlahan kita me...

sabtu menyenangkan dan menenangkan

alhamdulillah, sudah hari Sabtu lagi. hari yang amatyenangkan dan menenangkan. abanyak di hari Sabtu. mulai tragedi, komedi, bahkan tragiko. kita masing-masing tentu punya beragam kisah itu. jam pelajaran di sekolah sedikit berkurang dari hari biasanya. serta besuknya adalah hari Minggu, makanya cukup menangkan. sekiranya engkau mersakan demikian juga, maka bersyukurlah. setidaknya kita bisa berlama-lama dengan keluarga kita. dan waktu saya untuk menuruti segala keiginan anak-anak saya, memilih menu-menu masakan yang mereka inginkan. belanja belanja belanja dan masak masak masak...^_^

menunggu

menunggu,,, ya, menunggu namanya jika kita berdiam dengan galau seperti menantikan sesuatu yang tak pasti, kalau nahasa anak muda zaman sekarang mah, di _PHP_in namanya. sudah terlalu lama membuka-buka lappy mulai item A sampai dengan item Z, semua sudah ditelusuri, kecuali berita terbaru tentang dunia terang benderang yang lagi in di televisi kalau tak boleh dikatakan sebagai dunia hitam, hehehe menunggu, bisa dibayangkan betapa susah dan nestapanya manusia yang dalam keadaan menunggu. entah menunggu awal bulan, menunggu seseorang yang dicinta tiba, menunggu pesanan makanan datang karena telah tak tahan perut keroncongan, ataupun menunggukan keadaan yang lainnya. namanya saja sesuatu yang ditunggu-tunggu, entah bagaimanapun keadaannya pastilah akan ditunggu dengan (tanpa) sabar... pernahkah juga merasakan yang demikian ini? menunggu judulnya, entah sudah sampai mana kok tak ada kabar, padahal kita sudah dan rasanya ingin melepaskan pantat saja alias capek duduk dan capek berdiri...

temanku berbaju hijau

temanku berbaju hijau            :N. Khomsatul Maktubah paras wajahnya yang manis senyumnya tergerai di ujung bibir lentik jarinya memainkan tuts-tuts lappynya mahabarata joda serta teman setia kala resah temanku berbaju hijau setiap langkahnya menghadir tawa serupa bulu-bulu merak indah binar matanya tawanya renyah serupa keras kerupuk pesona menghujam jiwa aduhai,,, temanku berbaju hijau tunduk pandangnya mengisahkan cintaNya temanku berbaju hijau pada rumput-rumput tumbuh ia melangkahkan citanya #141122

variant rasa syukur

sudah selauaknya kita bersyukur atas segala nikmat yang kita punya, kalau bukan bersyukur, maka apa lagi yang akan kita lakukan? bentuk bersyukur itu bermacam rasanya, ada vanila, strawberry, coklat, bahkan cappucino, rasa yang standart dalam es krim kita. pernah makan es krim, bukan? pasti pernah dong... ya itulah macam rasa bersyukur yang kita punya. 1. vanilla, tentu sangat manis dan harum 2. strawberry, manis tapi ada sedikit rasa masamnya 3. coklat, legit dan pahit yang menjadi khas rasa coklat 4. cappucino, hmmmm serasa terbang kalau menikmati rasa yang satu ini, bisa anda bayangkan rasanya, manis, sedikit rasa coklat, dan rasa kopi yang berbaur dan membentuk kenikmatan baru silakan dipilih nikmat bersyukur sesuai rasa yang kau inginkan... saya pilih rasa cappucino saja deh, ada lebih dari dua rasa yang masuk di dalamnya...

bulan bahasa

Bulan bahasa, bulan yang tidak asing lagi bagi semua orang berbahasa dan bersastra, sebab di dalamnya terdapat berbagai macam kegiatan yang melibatkan para bahasawan dan para sastrawan, mulai dari junior sampai yang sudah mengakar keilmuannya. Lha saya masuk yang mana yaaaa... saya masuk fase junior yang merangkak ke alam senior, hmmm waktu rangkaknya lammmaaaaaa sangat. Tapi ya inilah kehidupan, kita tidak akan berhenti belajar sebelum nafas kita terlepas dari raga. Semoga apa yang kita pelajari menjadi amalan yang dicatat oleh malaikat-malaikat Allah, amin:) Sabtu, 18 Oktober 2014, saya berangkat mengantar anak-anak kelas XII Bahasa yang ingin ikut lomba dan mengadu nasibnya ke UNESA, saya tidak menyiapkan secara khusus untuk lomba bulan bahasa ini, sebagai bahan kajian untuk lomba berikutnya, maka saya ikutkan anak-anak tersebut yang sudah menggebu-gebu ingin mengetahui hasil membeli pengalamannya dalam lomba tersebut. Meskipun hasilnya nihil, tapi mereka senang seba...